Covert manipulators, atau manipulasi tersembunyi, adalah bentuk manipulasi yang dilakukan dengan cara halus dan sering kali tidak langsung terlihat. Berikut adalah beberapa ciri-ciri seseorang yang mungkin memiliki sifat sebagai covert manipulator:
1. Pujian Palsu
- Mereka sering memberikan pujian yang tampaknya tulus tetapi sebenarnya digunakan untuk mencapai tujuan tertentu atau membuat Anda merasa berutang budi kepada mereka.
2. Menggunakan Rasa Bersalah
- Mereka membuat Anda merasa bersalah atau bertanggung jawab atas perasaan mereka. Contohnya, mereka mungkin berkata, "Kamu membuatku sangat kecewa ketika kamu melakukan itu."
3. Merendahkan Secara Halus
- Mereka memberikan komentar yang tampaknya tidak berbahaya tetapi sebenarnya merendahkan Anda. Misalnya, "Aku tidak percaya kamu bisa melakukan itu, tapi ternyata kamu bisa juga."
4. Mengalihkan Perhatian
- Ketika Anda mencoba membahas masalah atau perilaku mereka, mereka mengalihkan perhatian dengan mengubah topik atau menyalahkan orang lain.
5. Bermain Peran Korban
- Mereka sering memposisikan diri sebagai korban dalam situasi tertentu untuk mendapatkan simpati atau menghindari tanggung jawab.
6. Memanipulasi Fakta
- Mereka memutarbalikkan fakta atau menceritakan ulang kejadian dengan cara yang menguntungkan mereka dan merugikan Anda.
7. Menggunakan Kebingungan
- Mereka sengaja membuat Anda bingung atau tidak pasti dengan memberikan informasi yang bertentangan atau sulit dipahami.
8. Gaslighting
- Mereka membuat Anda meragukan diri sendiri dan realitas Anda, sering kali mengatakan hal-hal seperti, "Kamu terlalu sensitif" atau "Itu semua hanya ada di kepalamu."
9. Eksploitasi Kelemahan
- Mereka menggunakan kelemahan atau kerentanan anda untuk keuntungan mereka, baik secara emosional maupun situasional.
10. Membuat Anda Bergantung
- Mereka menciptakan situasi di mana anda merasa bergantung pada mereka untuk dukungan emosional atau keputusan, sehingga sulit bagi Anda untuk bertindak mandiri.
11. Penundaan dan Penghindaran
- Mereka menunda atau menghindari konfrontasi langsung dengan menggunakan alasan atau menunggu sampai masalah menjadi kurang relevan.
12. Memutar Balikkan Tanggung Jawab
- Mereka sering menghindari tanggung jawab atas tindakan mereka sendiri dengan menyalahkan orang lain atau situasi di luar kendali mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar